Betawipos, Jakarta – Tim Tangkap Buronan (Tabur) gabungan, Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Kejakasaan Negeri Kebumen, Kejaksaan Negeri Karawang, dan Kejaksaan Agung RI, melakukan pengamanan dan penangkapan terhadap Tersangka Yani Puspitasari Bin Muchtar Badjuri di Karawang, Jawa Barat, pada Kamis (8/10/2020). Tersangka masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Kebumen atas kasus Dana PNPM.

Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Hari Setiyono, dalam siaran pers yang diterima Betawipos mengatakan, Yani Puspitasari Bin Muchtar Badjuri adalah Tersangka pada Perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Dana PNPM Tahun Anggaran 2013 – 2015 yang sedang disidik oleh Jaksa Penyidik pada Kejaksaan Negeri Kebumen sejak tahun 2017 namun ketika dipanggil secara patut untuk dimintai keterangan sebagai Tersangka.

“Yang bersangkutan tidak pernah memenuhi panggilan Jaksa Penyidik dan oleh karena itu kemudian nama Tersangka dimasukan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Kebumen,” ujar Hari.

Lebih lanjut Hari mengatakan, ketika diintensifkan kembali pencarian buronan atau DPO dimaksud , terpantau keberadaan Tersangka di wilayah Kabupaten Karawang dan karena itu kemudian dilakukan koordinasi dengan Tim Tabur Kejaksaan Negeri Karawang.

“Setelah sempat dilakukan pemantauan dan pengintaian oleh Tim Tabur Kejaksaan Negeri Karawang selama 2 hari, diketahui bahwa keberadaan Tersangka tinggal di sebuah rumah di Jalan Proklamasi Kecamatan Rengasdengklok Kabuapaten Karawang Jawa Barat,” tuturnya.

Hari menjelaskan, selanjutnya Tim Tabur Kejaksaan Negeri Kebumen meluncur menuju ke rumah yang diduga ditinggali oleh Tersangka Yani Puspitasari Bin Muchtar Badjuri

“Setelah mendapatkan kepastian keberadaan Tersangka dari Tim Tabur Kejaksaan Negeri Karawang  yang sudah melakukan tracing sejak 2 hari lalu dan berhasil menangkap Tersangka tanpa perlawanan,” terangnya.

Hari juga menjelaskan, untuk sementara malam tadi, Tersangka diamankan di Kantor Kejaksaan Negeri Karawang dan selanjutnya dibawa ke Kantor Kejaksaan Negeri Kebumen.

“Proses selanjutnya dilaksanakan hari ini untuk dilakukan penahanan rumah tahanan negara guna memperlancar pemeriksaan yang bersangkutan sebagai Tersangka,” imbuhnya.

Hari menambahkan, keberhasilan penangkapan buronan pelaku kejahatan oleh Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dan Kejaksaan Negeri Kebumen serta Kejaksaan Negeri Karawang ini, merupakan keberhasilan Tangkap Buronan (Tabur) yang ke – 91 di tahun 2020 dari buronan yang berhasil diamankan oleh Tim Tabur Kejaksaan RI. dari berbagai wilayah, baik dalam kategori tersangka, terdakwa, maupun terpidana.

“Program Tangkap Buronan (Tabur) 32.1 digulirkan oleh bidang Intelijen Kejaksaan RI dalam memburu buronan pelaku kejahatan baik yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan maupun instansi penegak hukum lainnya dari berbagai wilayah di Indonesia dan melalui program ini, kami menyampaikan pesan bahwa tidak ada tempat yang aman bagi pelaku kejahatan,” pungkasnya.  (Acil).