Betawipos, TangSel – Pandemi Covid-19 rupanya tak menyurutkan antusiasme karateka Inkanas dalam menjalani kegiatan beladiri. Puluhan karateka yang tergabung dalam Perguruan Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) DKI Jakarta terus bersemangat menjalani ujian kenaikan tingkat, Minggu (11/10/20).

Menurut Kusno Utomo selaku Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Inkanas Pengprov DKI, program Ujian Kenaikan Tingkat Dasar Inkanas DKI periode pertama 2020 kali ini tetap dilakukan di tengah situasi Pandemi Corona. Namun, pelaksanaan yang biasanya berkumpul di satu tempat (GOR Bulungan, Jaksel), kali ini harus dilakukan secara terpisah. Hal itu dalam upaya untuk menekan penularan virus Covid-19.

“Untuk Jakarta Selatan kita bagi menjadi enam kelompok. Ini kelompok terakhir yang diketuai Bpk Nurhidayat dan Bpk Dirta. Tujuannya untuk menghindari kerumunan,” tutur Sensei DAN V ini pada Betawipos.

Dirinya melihat, pelaksanaan kegiatan kali ini sudah cukup baik dalam menerapkan protokol kesehatan. Kusno mengapresiasi persiapan yang sudah dilaksanakan para pelaksana kegiatan di lapangan.

“Saya lihat kelompok tiga kali ini melaksanakan kegiatan dengan memperhatikan prokes dengan cukup bagus. Para penilai, pengajar dan peserta serta orangtua karateka memakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan tidak bergerombol. Saya mengucapkan terima kasih pada Pak Tirta dan Pak Dayat. Ke depan mohon prokes ini dilaksanakan sampai pengumuman dari pemerintah untuk melonggarkan prokes ini,” kata lelaki yang juga menjabat Ketua Komtek Jakarta Selatan ini.

Sensei Kusno Utomo. Ketua Binpres Inkanas Pengprov DKI didampingi Sensei Ahmad Sofyan, Ketua Koordinator Ujian Kyu Inkanas Pengprov DKI, Senpai Dirta dan Senpai Nurhidayat di sela kegiatan.

Dirinya menambahkan, Inkanas selaku perguruan besar di Indonesia saat ini palling disegani. Ia berharap, para sensei bisa mendidik anak bangsa dalam upaya menghindari narkoba atau perkelahian pelajar dengan pembinaan akhlak yang baik. Hal itu sesuai empat tujuan Inkanas yaitu pembentukan karakter, kesehatan fisik, pendidikan beladiri praktis dan pembinaan prestasi.

“Untuk tujuan yang terakhir supaya anak-anak berprestasi, Inkanas DKI mempunyai program yang kerap dilaksanakan setiap 6 bulan. Ada liga pertama yang kemarin dilaksanakan. Dan karena korona, awal Desember ada kejuaran virtual Kata, Kihon dan Teknik Kumite. Saya harap para pelatih di ranting, khususnya Jaksel untuk mempersiapkan teknik Kata perorangan dan beregu Kihon beregu dan teknik Kumite. Nanti saat proposal Piala Kapolres Jaksel dan seluruh DKI sudah siap, ke depan ada Training of Trainer (TOT) bulan Februari,” paparnya.

Sementara Sensei Ahmad Sofyan, Ketua Koordinator Ujian Kyu Inkanas Pengprov DKI menyebut, pelaksanaan kegiatan ujian kali ini di luar ekspektasi. Semula, lanjut Dan IV ini, pihaknya memperkirakan ujian hanya akan diikuti sebanyak 500 hingga 600 peserta saja.

“Karena pandemi, pelaksanaan ujian ini dilakukan terpisah-pisah. Untuk di cabang GOR Kedaung (Asrama Brimob) ini pesertanya 35 orang. Tapi se-Jakarta kemarin saya dapat data itu melebihi target. Dari target peserta sebanyak 500-600 orang, terakhir saya dapat data mencapai 800 peserta,” papar Ketua Komtek Jakbar.

Sedangkan menurut Senpai Dirta dari Dojo Jombang Kecamatan Ciputat mengatakan, pihaknya selaku pelaksana benar-benar berusaha mematuhi prokes dalam upaya pencegahan penularan Covid-19.

“Sesuai arahan Komandan Grup Brimob Ciputat, prokes sudah dilaksanakan dengan baik oleh Senpai (Senior) dan Kohai (junior), orangtuanya juga tertib tidak masalah. Saya nanti laporannya demikian,” katanya.

Dirinya bersyukur antusiasme para orangtua karateka yang memahami pelaksanaan prokes dalam kegiatan kali ini. Dirta yakin, dengan berolahraga secara teratur akan mampu meningkatkan imune tubuh untuk melawan virus mematikan tersebut.

“Semangat anak karate meski pandemi orangtua tetep memahami karena ini imune, olahraga itu kan investasi kesehatan. Korona dimana saja tetap bisa kena. Tapi kalau imune kita kuat tetap bisa sehat. Harapan ke depannya, karateka bisa andal baik di tingkat ranting, cabang, nasional maupun internasional,” ujar Dan II tersebut.

Senpai Nurhidayat selaku pengajar Dojo Arhat Reni Jaya bersama Dojo Griya Perigi Sawangan berterima kasih pada semua pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan kali ini.

“Terima kasih pada Komtek Cabang Jaksel Sensei Kusno yang hadir di kelompok ujian tiga Jaksel. Juga Sensei Sofyan selaku Kordinator Ujian Inkanas Pemprov DKI. Terakhir kepada Senpei Dirta rekan Dojo Jombang,  sudah bersedia di tengah kondisi sulit ini menjadi tuan rumah dengan segala resiko dan kesulitannya. Mudah2an karate tetap semangat. Oss…” pungkasnya. Red