Betawipos, Jakarta – Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat terima berkas Lima tersangka kasus suap penghapusan red notice, Djoko Soegiarto Tjandra, dari Jaksa Penuntut Umum (JPU),Wartono, yang segera disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Menurut Humas Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Bambang Nurcahyono, kelima berkas perkara para tersangka yaitu, Djoko Soegiarto Tjandra, Andi Irfan Jaya, H Tommy Sumadi, Brigjen Pol Prasetijo Utomo dan Irjen Pol Napoleon Bonaparte, telah diterima oleh Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat pada hari Jumat 23 Oktober 2020.

“Berkas Perkara Tipikor atas nama Joko Soegiarto Tjandra, Andi Irfan Jaya, H Tommy Sumadi, Brigjen Pol Prasetijo Utomo dan Irjen Pol. Napoleon Bonaparte. Ke-5 para Tersangka tersebut, telah masuk berkas perkara tipikor-nya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada hari Jumat, tanggal 23 Oktober 2020, pukul 15.00 WIB,” ujar Bambang pada Betawipos di Jakarta, Sabtu (24/10).

Bambang mengatakan, para terdakwa atas nama Djoko Soegiarto Tjandra, Terdakwa H Tommy Sumardi, Terdakwa Brigjen Pol Prasetijo Utomi dan Terdakwa Irjen Pol Napoleon Bonaparte akan dipimpin Ketua Majelis Muhammad Damis. Dengan Hakim anggota Saefuddin Zuhri, dan Joko Subagyo. Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni Wartoni.

“Sedangkan untuk terdakwa Andi Irfan Jaya, dipimpin oleh IG Eko Purwanto sebagai Ketua Majelis Hakim, Sunarso sebagai Hakim anggota 1 atau hakim karier, dan Moch Agus Salim hakim ad hoc. Sementara JPU-nya Rachdityo Pandu,” tuturnya.

Bambang menambahkan sidang pertama direncanakan pada hari Senin, tanggal 2 November 2020, pukul 10.00 WIB.

Sidang tersebut akan dipimpin langsung oleh Ketua PN Jakpus Muhammad Damis. Kepala Humas PN Jakpus Bambang Nurcahyono menyebut, sidang dipimpin Ketua PN Jakpus dikarenakan kasus tersebut menyita perhatian publik.

Sebelumnya, Djoko Tjandra ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait kepengurusan fatwa di Mahkamah Agung (MA). Acil