Betawipos, Tokyo – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo fasilitasi penandatanganan Nota Kesepahaman Program Sister School antara SMA Pradita Dirgantara yang dikelola oleh Yayasan Yasarini TNI Angkatan Udara dengan Meikei High School, Tsukuba, Jepang secara virtual pada Kamis (7/10).

Hadir di KBRI Tokyo Wakil Dubes RI Tri Purnajaya, Atase Pertahanan RI Tokyo Kol. Pnb Wisoko Aribowo, Atase Pendidikan dan Kebudayaan Yusli Wardiatno.

Dari Indonesia hadir secara daring Ketua Umum Yasarini Nanny Hadi Tjahjanto, Ketua Umum Persatuan Istri Anggota (PIA) TNI Angkatan Udara Ardhya Garini Inong Fadjar Prasetyo, Kepala Sekolah SMA Pradita Dirgantara Yulianto Hadi dan Direktur Pengembangan SMA Pradita Dirgantara Dwi Yulianto.

Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) Heri Akhmadi dalam sambutan secara virtual mengatakan nota kesepahaman SMA Pradita Dirgantara dengan Meikei High School merupakan sarana kolaborasi pertukaran nilai pendidikan dan budaya kedua sekolah.

“Kerjasama ini dapat memberikan kesempatan kepada tenaga pengajar maupun siswa dalam memperluas cakrawala pendidikan internasional di dunia yang semakin terhubung saat ini. Dengan demikian dapat meningkatkan mutu pendidikan kedua sekolah dan mempererat hubungan kerja sama Indonesia Jepang di bidang pendidikan,” ujar Dubes Heri yang dikutip Betawipos.

Sementara itu, Ketua Umum Yasarini Nanny Hadi Tjahjanto mengatakan Program Sister School ini merupakan komitmen SMA Pradita Dirgantara dalam memberikan akses pendidikan yang berstandar Internasional, sehingga dapat mewujudkan visi dalam mencetak pemimpin yang berkualitas global dan dapat membangun bangsa.

Senada dengan Dubes RI dan Ketua Umum Yasarini, Jun Miyazaki, Kepala Sekolah Meikei High School yang berstatus Super Science Boarding School berharap penandatanganan nota kesepahaman ini dapat memperkuat kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Jepang khususnya di bidang STEAM (sains, teknologi, teknik, seni, dan matematika). Jun Miyazaki didampingi oleh Chairman Meikei HS, Junichi Tashiro. Ril