Betawipos, Tokyo – Kontingen RI untuk Paralimpiade Tokyo kelompok terbang (kloter) kedua dan ketiga tiba di Jepang Kamis (19/8). Kontingen Indonesia ini terdiri dari dua cabang olahraga yakni para-bulu tangkis dan para-powerlifting.

Kedatangan kloter kedua Bandara Haneda, Tokyo disambut Ketua Panitia Pendukung (Pankung) Olimpiade/Paralimpiade KBRI Tokyo E. Wisoko Aribowo, Kepala Bidang Penerangan Sosial Budaya Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo Meinarti Fauzie, dan Kepala Bidang Protokol Konsuler Ali Sucipto. Adapun kedatangan kloter ketiga di Bandara Narita disambut oleh Pejabat KBRI Tokyo di antaranya Marina Magdalena Harahap dan Sri Nuryanti.

Suryo Nugroho, salah satu atlet para-bulu tangkis mengapresiasi penyambutan kedatangan kontingen Indonesia dari tim KBRI Tokyo.

“Saya dan teman-teman mengucapkan banyak terima kasih atas sambutan hangat dari KBRI Tokyo di Bandara Haneda. Harapan saya, kami bisa mendulang medali untuk bangsa dan negara Indonesia.” ujar Suryo Nugroho.

Keseluruhan tim para-bulu tangkis terdiri dari tujuh atlet, yakni Ukun Rukaendi, Hary Susanto, Fredy Setiawan, Leani Ratri Oktila, Khalimatus Sadiyah, Dheva Anrimusthi, dan Suryo Nugroho. Mereka di dampingi oleh team manager para-bulu tangkis Sapta Kunta Purnama dan pelatih Yunita Ambar Wulandari.

Ketua Pankung Olimpiade/Paralimpiade KBRI Tokyo kepada para atlet berpesan agar tetap menjaga dan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku selama Paralimpiade berlangsung. “Selamat atas kedatangan di Tokyo. Selamat bertanding dan tetap jaga protokol kesehatan dan semua aturan yang berlaku”, kata Wisoko Aribowo.

Kontingen menginap di Rembrant Hotel Tokyo Machida dan menjalani latihan di Machida Gymnasium dan Bunkyo Sports Center hingga 25 Agustus. Setelah berlatih di Machida, rombongan para-bulu tangkis ini kemudian akan bertolak ke Wisma Atlet Paralimpiade dan menjalani pertandingan di Yoyogi National Stadium.

Sementara atlet para-powerlifting Indonesia memberangkatkan Ni Nengah Widiasih, pelatih Yanti, dan ofisial Robertus Surya Wardana. Mereka tiba di Bandara Narita International pukul 15:50 waktu setempat dan langsung bertolak ke Wisma Atlet Paralimpiade.

Ni Nengah Widiasih akan berlatih di Tokyo International Forum sebelum berlaga di tempat yang sama pada 26 Agustus.