Betawipos, Jakarta – Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi Harian PosKota atas gugatan empat pensiunan wartawannya. Atas penolakan kasasi tersebut, Azisoko yang putra mantan Menteri Penerangan Era Presiden Soeharto, H. Harmoko selaku Dirut PT Media Antarkota untuk segera melaksanakan putusan MA ini.

Kuasa hukum 4 pensiunan wartawan Pos Kota, Boyamin Saiman mengatakan, putusan itu tertuang dalam putusan MA Nomor: 1420 K/Pdt-Sus-PHI/2020 tertanggal 18 November 2020. Putusan ini dikirim ke pengadilan pengaju yakni PN Jakarta Pusat, tertanggal 30 Desember 2020 lalu. Dirinya mendesak, PT Media Antarkota Jaya segera membayarkan hak pensiun dan pesangon mantan wartawan tersebut. Alasannya, karena pesangon itu sudah tertunggak cukup lama sejak Mei 2018 lalu.

“Kami menyadari saat ini industri koran sedang menurun. Namun hal ini tidak menggugurkan hak pensiun dan pesangon dari mantan wartawannya karena apapun keempatnya ikut
membesarkan Harian Pos Kota dan www.poskota.co.id dengan pengabdian menjadi wartawan Pos Kota di atas 25 tahun,” jelas Boy seperti dikutip Betawipos, Selasa (16/03/21).

Penolakan kasasi MA itu diputuskan dalam rapat musyawarah majelis hakim pada hari Rabu 18 November 2020 oleh Maria Anna Samiyati, Hakim Agung yang ditetapkan oleh Ketua Mahkamah Agung sebagai ketua majelis, Sugeng Santoso, H. Fauzan, hakim-hakim Ad Hoc PHI, sebagai hakim anggota. Hadir hakim anggota Unggul Prayudho Satriyo, panitera pengganti.

Pada putusan tersebut, majelis hakim MA menolak kasasi yang diajukan oleh Dirut Media Antarkota Jaya, sekaligus memerintahkan pemohon kasasi untuk membayar uang pensiun dan pesangon 4 mantan wartawannya dengan total sebesar Rp 862 juta. Pengaju kasasi Poskota juga diharuskan membayar biaya perkara Rp500 ribu rupiah.

Boyamin menambahkan, apabila putusan inkhrah itu tidak diindahkan, pihaknya akan melakukan upaya eksekusi.

“Ekseskusi sesuai ketentuan hukum berlaku, termasuk melakukan gugatan pailit,” ujarnya.

Boyamin Saiman yang juga Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) itu didampingi Rizky Dwi Cahyo Putra, Lefrand Othniel Kindangen, Rudi Marjono mendampingi keempat mantan karyawan Poskota tersebut. Nama mantan wartawan dan hak pesangon yang dikabulkan majelis hakim MA berdasar putusan Nomor.16/Pdt-Sus-PHI/2020/PN.JKT.PST adalah sebagai berikut:

  1. Abdul Haris Irawan (Penggugat I), jumlah total sebesar Rp 180.426.147,- (seratus delapan puluh juta empat ratus dua puluh enam ribu seratus empat puluh tujuh)
  2. Sugeng Indarto (Penggugat II), jumlah total sebesar : Rp 249.215.000,- (dua ratus empat puluh sembilan juta dua ratus lima belas ribu rupiah)
  3. Syamsir Bastian (Penggugat III), jumlah total sebesar: Rp 235.927.547,- (dua ratus tiga puluh lima juta sembilan ratus dua puluh tujuh ribu lima ratus empat puluh tujuh).
  4. Warto Nur Alam (Penggugat IV), jumlah total sebesar Rp197.072.584,- (seratus sembilan puluh tujuh tujuh puluh dua ribu lima ratus delapan puluh empat rupiah). Ril