Betawipos, Karanganyar – Guru Mengajar Untuk Nusantar (GUMUN) meluncurkan kegiatan online 12 Hari Menulis Fiksi Bersama GUMUN. Kegiatan yang didedikasikan untuk para pendidik (guru dan dosen) se-Nusantara ini mendapat animo cukup besar dari peserta dalam rangka pengembangan profesionalitas guru, tidak hanya sebatas mengajar saja.

Melalui kegiatan tersebut, para pengajar juga dapat mengembangkan diri dalam mencipta karya, seperti membuat karya fiksi. Acara yang digelar sejak tanggal 8 hingga 22 Juli 2021 ini dipandu oleh instruktur yang mumpuni di bidang fiksi (cerpen, puisi, dan pantun). Adapun instruktur cerpen merupakan pengajar di SMK Plus Nahdlatul Ulama Sidoarjo, Rohmah Barokah T.Y. Instruktur puisi dosen STKIP PGRI Trenggalek, Irma Arifah serta instruktur pantun adalah guru MTsN 5 Magelang, Arika Rini.

Dengan ilmu yang mumpuni serta ikhlas dan tulus instruktur mendampingi peserta untuk menyelesaikan tugas. Tidak sebatas kegiatan online saja, tetapi karya 116 peserta yang sudah jadi pun akan dicetak dan diterbitkan ber-ISBN menjadi antologi cerpen, puisi, dan pantun karya guru, dosen, dan guru se-Nusantara. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan publikasi menulis buku Antologi Esai yang diselenggarakan Gumun dengan instansi Solopos dan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah.

Peserta kegiatan online 12 Hari Menulis Fiksi Bersama GUMUM mengikuti materi yang disampaikan instruktur

Ketua pelaksana, Arrie Widhayani kepada Betawipos mengatakan, kegiatan ini diadakan karena menulis merupakan kegiatan aras tinggi yang memang perlu mendapat pendampingan sehingga karya peserta dapat dipublikasikan dalam bentuk buku antologi.

‚ÄúSemoga saja kegaiatan ini untuk berikutnya dapat menggandeng instansi pemerintah atau swasta sehingga kegiatan ini akan lebih bermakna,” katanya.

Ketua GUMUN, Sri Wahono menyambut baik kegiatan positif seperti ini karena dapat mengembangkan potensi diri dalam hal publikasi ilmiah.

“Kami siap memfasilitasi kegiatan ini dengan harapan peserta dapat terus berkarya,” ujarnya. (AW).