Betawipos, Jakarta – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa selaku Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) berharap para alumni menjadikan Unair Connection sebagai andil yang positif. Khusus di DKI Jakarta, Khofifah menekankan agar para alumni membangun konektifitas yang benar-benar kuat mengingat Jakarta sebagai ibukota merupakan kekuatan nasional negeri ini.

Demikian dikatakan Khofifah dalam pidatonya di acara Silaturrahim Pengurus Pusat IKA UNAIR bersama IKA UNAIR Wilayah DKI Jakarta, di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (25/09/21). Khofifah menyebut, ajang silaturahmi akan menjadikan perekat dalam membangun konektifitas antar alumni yang tersebar dan belum terkonfirmasi.

Para alumni tentunya berlatar belakang program studi dan fakultas berbeda. Bahkan setelah berprofesi pun mungkin ada yang tidak linear dengan background program studi dimana kita ditempa. Pada kondisi seperti inilah pentingnya ada silaturahim yang mungkin ini akan menjadi perekat konektifitas.

“Memang ada kebutuhan untuk saling mempersambungkan diantara alumni-alumni di berbagai profesi ini,” katanya seperti dikutip Betawipos.

Khofifah menekankan para alumni yang berada di ibukota dan sekitarnya, untuk lebih memperkuat jaringan konektifitasnya untuk meningkatkan dedikasi para alumni bagi masyarakat, bangsa dan negara.

“Di Jakarta ini karena menjadi capital city, maka akan menjadi penting untuk nenyampaikan pesan kesan bahwa kita yang dibesarkan oleh Unair ini, kita bisa mendedikasikan dan membaktikan ilmu kita untuk kebaikan kehidupan kemanusiaan dan kemajuan kehidupan kebangsaan,” tegasnya.

Untuk itulah, perlu dibangun semacam platform komunikasi antar alumni yang lebih baik lagi. Khofifah menyerahkan sepenuhnya kepada para pengurus  di wilayah DKI Jakarta.

Sayangnya, pada kesempatan kali ini Ketua IKA Alumni Unair Wilayah DKI Jakarta, Sholikin M Juhro tak bisa mendengarkan arahan Khofifah secara langsung mengingat dirinya harus bertemu dengan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Sholikin hanya menyampaikan pada awal pertemuan bahwa dirinya siap mendukung apa yang menjadi program kerja pengurus pusat ke depannya.

“Kami semuanya siap mendukung ibu dengan program-program baru. Dan kemarin juga kami mendukung program-program hasil rakor sebelumnya,” kata Sholikin yang juga menjabat sebagai Direktur BI Institute.

Dirinya menyambut positif kunjungan perdana kepengurusan IKA UNAIR di bawah kepemimpinan Khofifah ke Jakarta. Hal itu mengingat DKI merupakan sentra kekuatan para alumni yang banyak berkarir dan berprofesi di Jakarta. Dirinya yakin, kepengurusan kali ini akan menjadikan unair sebagai the next level.

“Kami sebenarnya sudah menyiapkan visi misi dan program kerja berikutnya. Tapi kami masih gamang karena belum apa-apa sudah dihadapkan pada kongres. Pasti nanti dengan yang baru ada isian yang baru yang lebih kuat. Tapi rupanya ada keselarasan dengan program kerja yang baru ini,” katanya.

Sholikin berharap, kepengurusannya akan bisa menyesuaikan dengan program baru yang disampaikan pengurus pusat nantinya.

“Kami melihat keselarasan dan sesuai dengan visi misinya. Insyaallah kami akan bisa menjalankan sesuai dengan yang dijalankan PP IKA UNAIR,” pungkasnya.

Pada kesempatan silaturahmi tersebut, nampak hadir sejumlah tokoh dari berbagai profesi dan bidang keilmua ya g merupakan lulusan terbaik Unair. Sebut saja Brigjen Pol Dr Juarsih, satu-satunya jendral polisi yang berdinas di Mabes Polri. Lalu ada Komisioner OJK Drs Ahmad Hidayat AkCa, MBA. Hadir juga dr Nizar Yamanie selaku Direktur RS PON Jakarta, Letkol Laut drg. M Arifin SpOT yang menjabat Komandan RSDC Wisma Atlet Jakarta. Lalu ada musisi Piyu yang juga lulusan Fakultas Ekonomi Unair, A Iqbal selaku Corsec Bulog, Desianto B Utomo menjabat VP Charoen Phokpan Indonesia dan para tokoh lainnya. Red